vissaventure.com

Perkembangan Indikator Nilai Rupiah: Stabilitas dan Tren Aliran Modal 2023 - News

Ilustrasi stabilitas nilai rupiah (PhotoMIX Company via pexels.com)

 - Jakarta, 20 Oktober 2023 - Bank Indonesia mempersembahkan gambaran terkini mengenai stabilitas nilai rupiah dalam bursa global dan domestik. 
 
Pada hari Kamis, 19 Oktober 2023, rupiah ditutup pada level (bid) Rp15.810 per dolar AS, sementara Yield SBN (Surat Berharga Negara) 10 tahun mengalami kenaikan ke 6,86%. 
 
Sementara itu, DXY melemah ke level 106,25, sedangkan Yield UST (US Treasury) Note 10 tahun naik ke level 4,990%. 
 
Pagi hari Jumat, 20 Oktober 2023, Rupiah membuka perdagangan pada level (bid) Rp15.845 per dolar AS dengan Yield SBN 10 tahun yang naik ke 7,07%.
 

Tren Aliran Modal Asing

Pada Minggu III Oktober 2023, premi CDS Indonesia 5 tahun per 19 Oktober 2023 mencapai 100,83 bps, mengalami peningkatan dibandingkan dengan per 13 Oktober 2023 yang sebesar 95,48 bps. 
 
Data transaksi 16 – 19 Oktober 2023 menunjukkan bahwa non residen di pasar keuangan domestik mencatatkan penjualan bersih (jual neto) sebesar Rp5,36 triliun. 
 
Rinciannya, Rp3,45 triliun di pasar SBN, Rp3,01 triliun di pasar saham, dan pembelian bersih (beli neto) sebesar Rp1,10 triliun di SRBI
 
Tercatat sejak awal tahun 2023 hingga 19 Oktober 2023, non residen melakukan pembelian bersih sebesar Rp51,45 triliun di pasar SBN. 
 
Sementara itu, mereka mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp7,26 triliun di pasar saham dan pembelian bersih sebesar Rp11,06 triliun di SRBI.
 
Baca Juga: Contoh Pidato Persuasif dengan Tema Pentingnya Disiplin dalam Berkendara

Bank Indonesia terus menjalin kerjasama erat dengan Pemerintah dan otoritas terkait, sambil mengoptimalkan strategi kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. 
 
Langkah-langkah ini diambil dengan tujuan mendukung pemulihan ekonomi yang lebih lanjut. 
 
Adanya peningkatan Yield SBN 10 tahun menunjukkan minat investor pada instrumen keuangan Indonesia. 
 
Namun, peningkatan premi CDS juga memperlihatkan kehati-hatian pasar mengingat dinamika global yang terus berubah.

Dengan demikian, Bank Indonesia tetap berkomitmen untuk menjaga stabilitas nilai rupiah dan berupaya menjaga kepercayaan investor dalam negeri maupun internasional. 
 
 
Dengan kerjasama yang kokoh antara Bank Indonesia, Pemerintah, dan pelaku pasar, diharapkan ekonomi Indonesia akan terus tumbuh dan berkembang, memberikan manfaat bagi masyarakat serta membawa dampak positif bagi perekonomian nasional secara keseluruhan. 
 
Mari bersama-sama kita awasi perkembangan ini dengan cermat untuk memahami dampaknya bagi kita semua.***

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat