vissaventure.com

Qadha Puasa Ramadhan di Bulan Dzulhijjah, Apakah Bisa? - News

Mana yang harus didahulukan, Qadha Puasa atau Puasa sunnah Dzulhijjah?

- Memasuki bulan dzulhijjah 1445 Hijriah, bulan dimana umat muslim merayakan hari kurban dan melakukan ibadah haji.

Menurut keputusan Kementerian Agama RI pada hari Sabtu (8/6/2024), Hari Idul Adha 10 Dzulhijjah 1445 H jatuh pada tanggal 17 Juni 2024.

Pada saat bulan Dzulhijjah, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah seperti bersedekah, memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur'an, melakukan puasa sunnah ketika memasuki tanggal 1-9 Dzulhijjah, dan ibadah sunnah lainnya.

Namun akan menjadi pertanyaan apabila bagi umat muslim yang ingin melakukan puasa sunnah Dzulhijjah, tetapi memiliki hutang puasa pada bulan Ramadhan.

Baca Juga: Pengangkatan Grace Natalie sebagai Komisaris Mind ID Menambah Kontroversi Tata Kelola BUMN

Mana yang harus didahulukan?

Qadha Puasa Ramadhan

Ustadz Syafiq Riza Basalamah, menegaskan dalam ceramah kajiannya bahwa menurutnya niat puasa Ramadhan dan niat puasa sunnah Dzulhijjah tidak dapat digabung.

Puasa Ramadhan adalah hal yang wajib bagi seluruh umat muslim, terkecuali bagi mereka yang memiliki kondisi tertentu seperti sakit, sehingga tidak bisa melakukan puasa Ramadhan dan dianggap sebagai hutang puasa.

Baca Juga: Putri Handayani Orang Pertama yang Berhasil Kibarkan Bendera Merah Putih Di Kutub Selatan

Dan hutang puasa tersebut dikenal dengan istilah Qadha, yang akan diganti di hari lain.

Sehingga, setelah bulan Ramadhan selesai dianjurkan untuk segerakan membayar hutang puasa, karena ibadah wajib lebih baik disegerakan dan tidak boleh ditunda-tunda.

Namun lain halnya jika bertepatan dengan datangnya puasa sunnah seperti di bulan Dzulhijjah saat ini.

Baca Juga: BABYMONSTER Akan Tampil di Mnet 'M Countdown' pada 13 dan 20 Juni

Ustadz Syafiq Riza Basalamah menjelaskan bahwa waktu yang digunakan meng-qadha puasa cukup luas, yakni dari bulan Syawal hingga bulan Sya'ban.

"Memang waktu mengqadha itu luas, kapan waktu mengqadha puasa? Ya itu sejak Syawal sampai Sya'ban." jelasnya.

Menunda puasa Ramadhan itu tidak berdosa, hanya saja Ustadz Syafiq Riza Basalamah memperingatkan jika pada saat bulan Ramadhan selanjutnya, seseorang sudah tidak memiliki hutang puasa.

Dahulukan Puasa Sunnah atau Puasa Qadha?

Menurutnya, setiap amal ibadah memiliki keutamaannya masing-masing tanpa terkecuali puasa sunnah 10 hari di bulan Dzulhijjah dan puasa sunnah Arafah.

Puasa Dzulhijjah dan puasa Arafah hanya dilakukan sekali dalam setahun, sedangkan puasa Ramadhan bisa dilakukan dilain hari.

Dalam hal ini, penceramah asal Jember, Jawa Timur itu menjelaskan jika beberapa fatwa ulama mengatakan gunakan puasa sunnah terlebih dahulu.

"Saya lihat beberapa fatwa ulama, untuk sunnah, mereka mengatakan gunakan untuk yang sunnah dan meng-qadha bisa diwaktu yang lainnya supaya dapat fadilah-fadilah", jelasnya.

Kesimpulannya, Ustadz Syafiq Riza Basalamah menyarankan untuk mendahulukan puasa sunnah Dzulhijjah dan puasa sunnah Arafah dan Qadha puasa Ramadhan diwaktu yang lain.

Karena keutamaan melakukan puasa sunnah adalah mendapatkan jaminan pintu surga bernama Rayyan.***

Penulis: Anita Nuraini Rahayu

 
 

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat