vissaventure.com

7 Tempat Wisata Rohani Bagi Umat Kristiani di Indonesia - News

Wisata Rohani Bagi Umat Kristiani saat Paskah

- Bagi umat Kristiani, mengunjungi tempat wisata spiritual seringkali menjadi salah satu cara untuk menghabiskan libur Paskah.

Indonesia tidak hanya kaya akan wisata alam yang indah saja, namun banyak juga tempat wisata rohani yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
 
Mengunjungi tempat wisata spiritual bagi umat Kristiani untuk menyegarkan semangat saat liburan juga menjadi inspirasi berdoa agar semakin mendekatkan diri kepada Tuhan.

Mirip dengan pariwisata internasional, destinasi spiritual umat Kristiani di Indonesia juga memiliki sejarah dan arsitektur yang indah.

 
Berikut tujuh tempat wisata spiritual bagi umat Kristiani yang bisa anda kunjungi saat libur Paskah.

1. Patung Yesus Memberkati
Patung Yesus Memberkati terletak di Tana Toraja, Sulawesi Selatan.
 
Dengan tinggi mencapai 45 meter, patung ini merupakan patung Yesus tertinggi di dunia.
 
 
Patung ini menjadi salah satu tujuan spiritual paling terkenal bagi umat Kristiani di Indonesia.
 
Berdiri megah di puncak Gunung Buntu Burake dengan ketinggian 1.700 meter di atas permukaan laut (mdpl), Patung Yesus Memberkati menghadap langsung ke Kota Makale.
 
Dari puncak bukit ini, pengunjung dapat menikmati pemandangan menakjubkan kota dan deretan perbukitan hijau yang mengelilinginya.

Baca Juga: Berkat Dibayar Jokowi Hutang Luar Negeri Kini Berhasil Diturunkan Menjadi US8 M Di Bulan April 2024

2. Graha Maria Annai Velangkanni
Graha Maria Annai Velangkanni adalah tempat suci yang didedikasikan untuk Bunda Maria, berlokasi di Medan, Sumatera Utara.
 
Tempat ini juga dikenal sebagai Annai Velangkanni Arokia Matha, atau Our Lady of Good Health di India.
 
Bangunan ini, yang sering menjadi tujuan ziarah, merupakan sebuah struktur megah dengan perpaduan arsitektur Indo-Mughal.
 
Dengan tujuh lantai yang melambangkan tujuh tingkat surga, dinding bangunan ini dihiasi dengan relief yang menggambarkan kisah penyaliban Kristus.

3. Bukit Doa
Destinasi wisata spiritual yang menarik bagi umat Kristiani untuk dikunjungi saat libur Paskah adalah Bukit Doa di Tomohon, Sulawesi Utara. T
 
erletak di kaki Gunung Mahawu, tempat ini dikelilingi oleh alam hijau yang asri dan menyegarkan.
 
Di sana, pengunjung dapat melihat Chapel of Mother Mary atau Kapel Maria, serta sebuah amfiteater setengah melingkar.
 
4. Bukit Salib Kasih
Destinasi wisata rohani bagi umat Kristiani ini terletak di Bukit Dolok, Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, hanya 2 km dari Kota Tarutung.
 
Bukit Salib Kasih memiliki salib setinggi 30 meter dan dibangun untuk menghormati Ingwer Ludwig Nommensen, seorang misionaris asal Jerman.
 
Di sini, pengunjung dapat melihat Sepuluh Perintah Tuhan dan kitab suci yang diukir pada kayu dan batu.
 
Pemandangan indah dan suasana sejuk menambah kedamaian di Bukit Salib Kasih.

5. Gua Maria Lourdes Pohsarang
Terletak di ketinggian 400 meter di atas permukaan laut (mdpl), tempat ziarah umat Katolik ini berada di kompleks Gereja Pohsarang.
 
Di sana terdapat patung Bunda Maria serta diorama yang menggambarkan kisah-kisah kerohanian.
 
Gua Maria Lourdes Pohsarang juga digunakan oleh umat beragama lain untuk meditasi.

6. Gua Maria Sendangsono
 
Terletak di Yogyakarta, tepatnya di Kalibawang, Kulon Progo, Gua Maria Sendangsono dikelilingi oleh pemandangan alam yang asri.
 
Kompleks ini mencakup hampir satu hektar dan terdiri dari jalan salib, Gua Maria, pendopo, sungai, dan toko perlengkapan doa.
 
Banyak wisatawan datang ke sini tidak hanya untuk berdoa, tetapi juga untuk mengambil air yang dipercaya memiliki khasiat penyembuhan.
 
7. Larantuka
Destinasi wisata rohani lainnya di Indonesia yang layak dikunjungi oleh umat Kristiani saat Paskah adalah Larantuka, Nusa Tenggara Timur.
 
Dikenal sebagai Kota Seribu Kapel, Larantuka menawarkan berbagai acara keagamaan menjelang Paskah, termasuk Sesta Vera atau Jumat Agung.
 
Pengunjung tidak hanya dapat berdoa dan mengenang Sengsara Yesus saat Paskah, tetapi juga dapat menjelajahi Larantuka.
 
Kota ini memiliki tiga kapel berusia 100 tahun yang merupakan peninggalan Portugis.***
 
Penulis: Imarafsah Mutiningtyas

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat