vissaventure.com

Tingginya Angka calon Mahasiswa PTKIN: Pendaftaran UM-PTKIN Diperpanjang - News

Tingginya Angka calon Mahasiswa PTKIN: Pendaftaran UM-PTKIN Diperpanjang

- Pendaftaran UM-PTKIN Diperpanjang sampai dengan tanggal 18 Juni 2024 pukul 15.00 WIB yang tertuang dalam Surat Pemberitahuan Perubahan Jadwal UM-PTKIN Tahun 2024 No: B-281/PMB-PTKIN/VI/2024.

Tingginya angka calon mahasiswa PTKIN di Indonesia dengan batas waktu yang sebentar ternyata belum cukup bagi banyaknya para calon mahasiswa baru yang ingin mendaftar di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.
 
Masih banyak calon mahasiswa yang belum melakukan finalisasi pendaftaran pada jalur UM-PTKIN ini.
 
UM-PTKIN kepanjangannya adalah Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) yang merupakan jalur seleksi masuk perguruan tinggi keagamaan Islam negeri. 
 
 
Pendaftaran UM-PTKIN awalnya jatuh pada tanggal 17 April sampai dengan 15 Juni 2024 ini.
 
Namun karena ada beberapa hal salah satunya adalah minat dari para calon mahasiswa baru sangat tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. 
 
Proses pendaftaran UM-PTKIN bisa diakses secara online melalui website UM-PTKIN yaitu um.ptkin.ac.id atau bisa juga melalui aplikasi UM-PTKIN. 
 
 
Bagi para peserta yang sebelumnya sudah memiliki akun dari SPAN PTKIN 2024, bisa langsung masuk atau log in dengan memasukkan NISN dan password yang sudah dibuat atau dimiliki sebelumnya. 
 
Bagi yang belum punya akun, bisa langsung mendaftar dengan cara klik "daftar" yang tersedia di website um.ptkin.ac.id
 
Lakukan proses pendaftaran UM-PTKIN dengan melengkapi biodata sampai mendapatkan Invoice dan Nomor Virtual Account untuk melakukan pembayaran. 
 
 
Setelah itu calon peserta melakukan pembayaran melalui channel Bank Mandiri.
 
Pastikan semua data sudah sesuai dan tidak ada yang keliru, karena apabila sudah berhasil terdaftar maka identitas tidak akan bisa diubah kembali.
 
Biaya pendaftaran UM-PTKIN sebesar Rp 200.000. Setelah selesai, calon peserta akan mendapatkan kartu bukti pembayaran.
 
Kemudian calon peserta diminta untuk log in kembali untuk memilih jurusan atau prodi yang diminati serta lokasi ujian PTKIN sesuai dengan lokasi terdekat dari tempat tinggal calon peserta PTKIN.
 
Kemudian tunggu sampai finalisasi dan bisa cetak kartu ujian UM-PTKIN.
 
Hal tersebut merupakan kabar gembira bagi para calon mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. 
 
Pada tahun 2024 UM-PTKIN diselenggarakan secara luring di PTKIN sesuai dengan lokasi ujian yang dipilih oleh peserta dan mengerjakannya menggunakan digital atau online melalui aplikasi Sistem Seleksi Elektronik (SSE).
 
Meskipun pendaftaran dilakukan secara online, namun pelaksanaan ujian UM-PTKIN tetap dilaksanakan secara tatap muka atau offline. 
 
UM-PTKIN berbeda dengan SPMB Mandiri, UM-PTKIN ujiannya dilakukan dengan serentak seluruh UIN/IAIN/STAIN Nasional bahkan untuk lokasi pelaksanaan ujiannya bisa milih sendiri sesuai dengan lokasi tempat tinggal para calon pendaftar.
 
Sedangkan SPMB Mandiri pendaftaran nya disesuaikan dengan kampus yang didaftarkan. 
 
Tempat ujiannya pun berbeda. UM-PTKIN bisa dilakukan di Kampus yang berbeda meski tidak mendaftar ke kampus yang dituju.
 
Sedangkan SPMB Mandiri hanya bisa dilakukan di kampus yang didaftarkan.***
 
Penulis: Alvioni Salsabilla Pramardini
 
 
 

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat