vissaventure.com

'Sastra Masuk Kurikulum' Dikecam Banyak Pihak: Kemendikbudristek Diminta Mengecek Kembali - News

Nadiem Makarim meluncurkan sistem Sastra Masuk Kurikulum

- 'Sastra masuk kurikulum’ merupakan keputusan yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada 20 Mei lalu.

Dalam rangka mengupayakan perluasan sastra pada siswa muda, ketetapan ‘Sastra masuk kurikulum’ diharapkan dapat segera diimplementasikan pada Juli mendatang.

Ratusan judul sastra direkomendasikan untuk menyokong system ‘Sastra masuk kurikulum’.

Baca Juga: Pemerintah Kota Tangerang Tekan MOU Bersama Universitas Pramita Indonesia

Seperti buku-buku karya Pramoedya Ananta Toer, Chairil Anwar, Ahmad Tohari, Seno Gumira Ajidarma dan berbagai penulis sastra lainnya.

Namun sejumlah buku sastra yang direkomendasikan rupanya mendapatkan sejumlah protes.

Yakni sejumlah karya sastra dinilai tidak layak dan melanggar norma asusila, dengan adegan kekerasan seksual serta pornografi.

Baca Juga: Pemerintah Memblokir 5.000 Rekening Terduga Judi Online, Uang Dijadikan Kas Negara

Media mengatakan bahwa Kemendikbudristek perlu melakukan pengecekan ulang terhadap buku-buku sastra yang diloloskan.

Demi tercapainya peningkatan serta pemahaman terhadap sastra, namun juga tidak mengotori siswa dengan mengonsumsi berbagai adegan pornografi.

Namun begitu, pemerintah perlu diakui jempol dengan peluncuran keputusan ‘Sastra mauk kurikulum’.

Baca Juga: Kolaborasi Epik Afgan dan Jessi: Rilis Single ESCAPE Besok

Agar pemuda Indonesia tidak terlepas dari sejarah yang telah membentuk dan melahirkan mereka.

Hanya saja perlu mengoreksi beberapa celah yang dirasa kurang pas.***

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat