vissaventure.com

Inilah Sosok Mohammad Mokhber, Pengganti Sementara Presiden Iran Ebrahim Raisi - News

Mohammad Mokhber (Wakil Presiden Pertama Iran)

- Kabar duka dari Iran kini menjadi perbincangan.

Pasalnya, Presiden Iran Ebrahim Raisi meninggal dalam kecelakaan helikopter Bell 212 bersama rombongannya.

Tindakan cepat harus segera dilakukan pihak pemerintahan Iran untuk menangani kekosongan kursi presiden demi stabilitas politik Negara.
 
Di tengah hiruk pikuk timur tengah yang tengah memanas, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, dengan cepat menunjuk wakil presiden Iran Mohammad Mokhber untuk menjadi pejabat sementara pengganti presiden Ebrahim Raisi.
 

Sosok mohammad Mokhber sudah tak asing lagi di kalangan masyarakat Iran.

Ia adalah wakil presiden pertama Iran pada pemerintahan Presiden Ebrahim Raisi.

Mokhber lahir pada tanggal 1 September 1955 di Dezful, Provinsi Khuzestan.

Ia adalah putra dari seorang ulama terkenal Iran yang bernama Abbas.

Mokhber mengenyam pendidikan dasar di Dezful dan Ahvaz, dan kemudian memperoleh gelar doktor di bidang hukum internasional.
 

Mokhber bertugas sebagai perwira di korps medis Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC) selama Perang Iran-Irak.

Pada tahun sembilan puluhan, ia bekerja sebagai CEO Dezful Telecommunications sebelum menjadi wakil gubernur Provinsi Khuzestan.

Pada awal tahun 2000-an, ketua Yayasan Mostazafan saat itu, Mohammad Forouzandeh, menunjuknya sebagai wakil presiden komersial Yayasan Mostazafan.
 

Segera setelah itu, ia menjadi ketua dewan direksi Sina Bank.
 
Dia memegang posisi itu selama kurang lebih sepuluh tahun.

Sebagai ketuanya, Mokhber memiliki pengaruh terhadap keuangan Yayasan Mostazafan, mengingat Yayasan Mostazafan memiliki mayoritas saham Sina Bank.

Mokhber adalah seorang yang ahli di bidang ekonomi dengan pengalamannya di yayasan Mostazafan dan EIKO (Execution of Imam Khomeini’s Order).

Mokhber merupakan seleksi personil pertama Raisi setelah menjabat pada awal Agustus 2021.
 
 
Bagian pertama membahas beberapa peran Mokhber sebagai wakil presiden pertama.

Bagian kedua membahas persaingan antara Mokhber dan pejabat ekonomi di Pemerintahan Raisi, dan menunjukkan bagaimana Mokhber muncul sebagai aktor yang berpengaruh dalam pemerintahan.

Beberapa peran Mokhber dalam administrasi pemerintahan Iran antara lain adalah pertama sebagai orang paling berkuasa kedua di cabang pemerintahan terpilih setelah presiden.

Dia dijadwalkan untuk memimpin rapat kabinet  saat presiden tidak hadir dan mengkoordinasikan kegiatan wakil presiden lainnya.

Kedua, Mokhber ditugaskan untuk melaksanakan prioritas kebijakan dalam dan luar negeri Pemimpin Tertinggi.

Meskipun pada dasarnya ia kurang memiliki pengalaman politik dan menteri dibandingkan pendahulunya.

Mokhber juga melakukan perjalanan ke Iran untuk membangun basis dukungan politik dan juga melakukan perjalanan kerja ke luar negri.

Kabarnya ia akan menjabat selama 50 hari sebelum pemilihan presiden Iran yang sebenarnya dilangsungkan.***
 

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat