vissaventure.com

Kasus Korupsi SYL di Kementrian Pertanian: Bukti Tumpulnya Pengawasan - News

Kasus Korupsi SYL di Kementan: Bukti Tumpulnya Pengawasan

- Kasus korupsi yang menjerat mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), telah menjadi sorotan utama di Kementerian Pertanian.

Kasus korupsi SYL di Kementan menunjukkan bahwa pengawasan di kementerian tersebut sangat lemah.

Bukti tumpulnya pengawasan di Kementan terlihat dari berbagai penggunaan uang hasil dugaan pemerasan dan gratifikasi.

Baca Juga: Kurun Waktu Setahun Desa Cibening Berhasil Tekan Angka Stunting, Pj Kades Paparkan Strategi

Uang tersebut digunakan untuk keperluan pribadi dan keluarga SYL, termasuk membayar tagihan kartu kredit, uang bulanan untuk istri, cicilan mobil, produk perawatan kulit untuk anak dan cucu, hadiah emas untuk acara, pemeliharaan apartemen, serta biaya dokter kecantikan untuk anak SYL.

Pengakuan para saksi di persidangan menunjukkan bahwa SYL memeras para anak buahnya hingga miliaran rupiah untuk kepentingan pribadi dan keluarga.

"Di sini problem pengawasannya...," kata Peneliti dari Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM) Zaenur Rohman.

Baca Juga: Kejagung Tetapkan Keenam Orang Tersangka Kasus Korupsi 109 Ton Emas Antam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan SYL sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi lelang jabatan dan penerimaan gratifikasi di Kementan.

Dua pejabat tinggi lainnya di Kementan juga ditetapkan sebagai tersangka.

Kronologi kasus ini bermula dengan masuknya laporan masyarakat ke KPK yang dilengkapi dengan informasi dan data yang akurat.

KPK bergerak dengan menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan tahap penyelidikan untuk menemukan ada tidaknya peristiwa tindak pidana.

Baca Juga: Pemotongan Gaji Karyawan di Indonesia untuk Simpanan Tabungan Perumahan Rakyat

Kasus korupsi SYL di Kementan menunjukkan bahwa pengawasan di kementerian tersebut sangat lemah.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat