vissaventure.com

Pemerintah Umumkan Pemberian Sanksi Bagi Masyarakat yang Tidak Mendaftar Tapera - News

Pemerintah Umumkan Pemberian Sanksi Bagi Masyarakat yang Tidak Mendaftar Tapera

- Pemerintah Indonesia telah mengatur sanksi bagi masyarakat yang tidak mendaftar dan tidak membayar iuran untuk Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Tapera adalah program yang bertujuan untuk memberikan dukungan dalam pemenuhan perumahan bagi masyarakat Indonesia secara lebih terjangkau dan terstruktur.

Untuk mencapai tujuan ini, pemerintah telah mengatur beberapa sanksi yang akan diberikan kepada masyarakat yang tidak mematuhi kewajiban iuran Tapera.

Baca Juga: Tiko Aryawadhana Suami BCL, Dilaporkan Mantan Istri Soal Dugaan Penggelapan Dana Senilai Rp.6,9 Milyar

Sanksi untuk Pekerja Mandiri

Bagi pekerja mandiri, seperti freelancer atau pekerja informal, yang telah menjadi peserta Tapera namun tidak memenuhi kewajiban iuran, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) akan memberikan sanksi peringatan tertulis.

Sanksi ini diberlakukan untuk jangka waktu paling lama 10 hari kerja. Jika dalam periode tersebut pekerja mandiri masih tidak membayar iuran, BP Tapera akan mengeluarkan peringatan tertulis kedua selama 10 hari kerja.

Baca Juga: Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe Resmi Mundur dari OIKN, Pembangunan IKN Tetap Berlanjut

Sanksi untuk Pekerja yang Dibayar Oleh Pemberi Kerja

Bagi pekerja yang iurannya dibayarkan oleh pemberi kerja, seperti ASN, pegawai BUMN, BUMD, Swasta, dan lainnya, terdapat mekanisme yang lebih kompleks dalam penerapan sanksi.

Apabila pemberi kerja tidak mendaftarkan pekerja sebagai peserta Tapera sesuai ketentuan yang berlaku, tidak membayar iuran sesuai ketetapan, atau melanggar pasal-pasal terkait pendaftaran dan pembayaran iuran, BP Tapera akan memberikan sanksi berupa:

Penonaktifan Peserta: Status kepesertaan Tapera dinyatakan tidak aktif atau nonaktif jika peserta tidak membayar simpanan.

Baca Juga: Soal Perubahan Desain Paspor: Ramai Kritik dari Akademisi

Dengan demikian, peserta tidak dapat lagi mengakses manfaat pembiayaan perumahan yang disediakan oleh program ini.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat