vissaventure.com

Lurah Nemin Ungkap Alasan Dirinya Usulkan Pergantian Nama Gerbang Tol, Jadi Kebanggaan dan Catatan Sejarah Warga Burangkeng - News

Berubah nama : Gerbang Tol Setu Selatan berubah nama menjadi Gerbang Tol Burangkeng

 

-Nama gerbang tol Setu Selatan resmi berganti nama menjadi gerbang tol Burangkeng. Adapun pergantian nama itu berasal usulan Lurah Burangkeng Nemin.

Nemin mengatakan usulan itu diajukan ke sejumlah pihak terkait, agar nama Desa Burangkeng bisa dikenal luas oleh masyarakat dengan dicantumkan di nama gerbang tol.

"Nama itu sangat penting, apalagi nama tol. Yang kena tol kan Burangkeng hampir 100 hektar masa namanya Setu Selatan. Suatu kebanggaan, warga sampai sorak sorai, kita punya gerbang tol"kata Lurah Nemin kepada awak media.

Nama Burangkeng disematkan digerbang tol menjadi sebuah tanda kehormatan bagi Desa Burangkeng. Ia mengapresiasi pihak tol yang sudah merealisasikan usulan itu

"Bagian dari kebanggaan warga Desa Burangkeng. Ini menjadi catatan sejarah kedepan. Adanya perubahan nama ini kita berterima kasih,"kata dia.

Sejumlah upaya ditempuh Nemin agar usulan nama itu direalisasikan mulai berkirim surat ke Kementerian PUPR, pihak pengelola tol dan Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan.

"Proses hampir tiga bulan (pengajuan), kita terus komunikasi, dan terus mendesak sebelum peresmian harus sudah diganti nama,"tuturnya.

Desa Burangkeng merupakan wilayah terbesar yang lahannya terkena tol Cibitung-Cimanggis dan Jakarta Cikampek 2. Total sekitar hampir 100 hektar lahan terpakai untuk tol.

"Jangan cuma jalannya kena tol, tapi nama gerbang kita tidak kebagian,"papar Mantan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi ini.***

kasi ini.

 

 

 

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat