vissaventure.com

Gunakan BTT Pemkab Bekasi Bantu Masyarakat Pasca Bencana Hidrometeorologi - News

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menyiapkan langkah dengan menggunakan BTT untuk pemulihan Pasca Bencana Hidrometeorologi  (Instagram/pemkabbekasi)

- Pada 27 Februari lalu Pemerintah Kabupaten Bekasi menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi selama 14 hari, akibat banjir yang saat itu telah menjangkau 17 kecamatan. 

Kini, setelah dicabutnya masa Tanggap Darurat pada 12 Maret 2023 dan memastikan tidak ada lagi titik banjir di Kabupaten Bekasi. 

Pemkab Bekasi pun memasuki fase pemulihan pasca bencana hidrometeorologi, dimana Pj Bupati Dani Ramdan telah menyiapkan langkah strategis untuk membantu masyarakat, sebagai upaya pemulihan pasca bencana, dengan mengidentifikasi kerusakan yang terjadi. 

Baca Juga: Kebanjiran Gara-Gara Kali Dangkal, Usulan Warga Babelan Kota Tak Pernah Digubris Pemkab Bekasi

“Kita sudah bahas terkait rehabilitasi infrastruktur masuk di anggaran tahun 2024 yaitu perbaikan-perbaikan yang bisa ditunda. Namun apabila perbaikannya harus segera, kita ada rencana menggunakan Belanja Tidak Terduga (BTT) yang sifatnya darurat,” ucap Dani seperti dikutip urbanjabar dari laman bekasikab.go.id pada, 15 Maret 2023.

Pemulihan yang dimaksud Dani adalah selain melakukan rehabilitasi terhadap infrastruktur juga termasuk pemulihan masyarakat di wilayah yang terdampak bencana.

Baik dari segi ekonomi, sosial dan psikologis. Meski dikatakan Dani jumlah korban terdampak psikologis tidak banyak. Tetap harus ditangani agar dapat menjalani hidup dengan seperti sedia kala. 

Baca Juga: Sabet Posisi Pertama, Pemkab Bekasi Raih Penghargaan Penyaluran Dana Desa Terbaik Tahun 2022

Untuk mengurangi risiko bencana, Dani mengatakan bahwa pemerintah daerah akan membangun sistem mitigasi bencana dan tanggap darurat yang lebih baik. 

Seperti menyusun manajerial yang baik mulai dari tahap pra bencana, tahap saat terjadi bencana, hingga tahap pasca bencana.  

Hal tersebut diatas disampaikan oleh Dani bahwa pihaknya telah membahas di rakor terkait pembangunan sistem mitigasi dan tanggap darurat dengan perencanaan yang lebih baik di tahun depan. Sehingga nantinya Pemkab Bekasi memiliki siklus manajemen bencana yang lebih baik. 

Baca Juga: Lurah Desa Burangkeng Dorong Pemkab Bekasi Laksanakan Amdal atas TPAS

Sebelumnya Pemkab Bekasi pada 1 Maret 2023, menerima bantuan penanganan banjir dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar Rp 350 juta untuk didistribusikan ke 18 kecamatan yang terdampak banjir.

Bantuan yang diterima secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi tersebut berupa paket Dana Siap Pakai (DSP) senilai Rp 250 juta rupiah serta paket bantuan Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) senilai Rp 100 juta rupiah.***

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat