vissaventure.com

Bingung Ingin Berkurban tapi Belum Aqiqah, Buya Yahya Menjawab Keraguan Umat Islam jelang Hari Raya Idul Adha - News

Buya Yahya menjawab keraguan masyarakat Indonesia bolehkah seseorang yang belum aqiqah ingin berkurban (tangkaplayar Channel Al-Bahjah TV/ youtube.com)

- Melakukan ibadah kurban atau berkurban merupakan salah satu syariat yang dianjurkan bagi setiap umat Islam.

Buya Yahya menjelaskan boleh tidaknya seseorang berkurban padahal belum sempat melaksanakan aqiqah.

Jawaban dan penjelasan Buya Yahya menjawab kesalahpahaman seputar berkurban dan aqiqah yang beredar di masyarakat.

Beberapa ulama menyatakan tidak sah kurban seseorang selama dia belum melaksanakan aqiqah.

Bagi Buya Yahya, aqiqah maupun berkurban merupakan ibadah yang memiliki hukum sunnah dilaksanakan.

Bahkan sebagian ulama memberi hukum wajib untuk melaksanakan aqiqah bagi seorang bayi yang dilahirkan.

Baca Juga: Untuk Pahala Sempurna, Inilah 6 Tips Memilih Hewan Kurban yang Baik

Hanya saja aqiqah merupakan tanggung jawab seorang ayah saat dirinya dikarunia anak sebagai rasa syukur.

Buya Yahya mengutarakan bila aqiqah harus dilakukan sebelum sang anak mencapai baligh dengan munculnya tanda tanda.

Paling baik aqiqah dilakukan pada hari ke 7 atau ke 21 kelahiran anak sambil memberikan nama bagi anak.

Bila seorang ayah tidak memiliki kemmapuan keuangan untuk meng-aqiqah anaknya hingga dewasa, maka gugurlah hukumnya.

Tidak ada tuntutan bahwa seseorang yang belum sempat diaqiqah orang tuanya harus meng-aqiqah dirinya sendiri.

Namun Buya Yahya membolehkan seseorang yang telah dewasa meng-aqiqah dirinya sendiri dengan pahala sedekah.

Memasuki bulan Dzulhijjah banyak pertanyaan yang muncul mana yang lebih didahulukan, kurban atau aqiqah?

Buya Yahya menjawab bila tiba bulan Dzulhijjah dan memiliki kemampuan maka berkurbanlah.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat